Category Archives: Artikel

artikel dan tauziah keislaman

MUHASABAH MENJELANG TIDUR

*MUHASABAH MENJELANG TIDUR*

_________________________

*โœ‹๐Ÿปโš ๐Ÿ”ฅ๐Ÿ’ฅ SEORANG MU’MIN BERADA DIANTARA DUA PERKARA YANG MENAKUTKAN*

โœ๐Ÿป Al-Hasan Al-Bashry rahimahullah berkata:

ุฅู† ุงู„ู…ุคู…ู† ูŠุตุจุญ ุญุฒูŠู†ุง ูˆูŠู…ุณูŠ ุญุฒูŠู†ุงุŒ ูˆู„ุงูŠุณุนู‡ ุบูŠุฑ ุฐู„ูƒุŒ ู„ุฃู†ู‡ ุจูŠู† ู…ุฎุงูุชูŠู†

Sesungguhnya seorang mukmin semestinya pada pagi hari dalam keadaan bersedih, dan pada sore hari dalam keadaan bersedih, dan tidak ada pilihan selain itu. Karena ia diantara dua perkara yang menakutkan:

ุจูŠู† ุฐู†ุจ ู‚ุฏ ู…ุถู‰ ู„ุงูŠู€ุฏุฑูŠ ู…ู€ุง ุงู„ู„ู‡ ูŠุตู†ุน ููŠู‡

*Antara dosa yang telah berlalu, ia tidak tahu apa yang Allah akan perbuat dengannya.*

ูˆุจูŠู† ุฃุฌู„ ู‚ุฏ ุจู‚ูŠ ู„ุงูŠุฏุฑูŠ ู…ุงูŠุตูŠุจู‡ ููŠู‡ ู…ู† ุงู„ู…ู‡ุงู„ูƒ

*Dan diantara ajalnya yang tersisa yang ia tidak tahu apa yang akan menimpanya berupa kebinasaan.*

[Al-Hilyah 2/132]

๐ŸŒ Sumber || Channel Minhaj As-Salaf As-Shalih

๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž

Regards

SADARILAH UMUR KITA TERBATAS

โœ‹๐Ÿปโ€ผ๐Ÿ’ฅ๐Ÿ”ฅ SADARILAH UMUR KITA TERBATAS

โœ๐Ÿป Al-Imam al-Muwaffaq Muhammad as-Safarainy rahimahullah

"ูุงุบุชู†ู… ุฑุญู…ูƒ ุงู„ู„ู‡ ุญูŠุงุชูƒ ุงู„ู†ูŽู‘ููŠุณุฉุŒ ูˆุงุญุชูุธ ุจุฃูˆู‚ุงุชูƒ ุงู„ุนุฒูŠุฒุฉุŒ ูˆุงุนู„ู… ุฃู† ู…ุฏูŽู‘ุฉ ุญูŠุงุชููƒ ู…ุญุฏูˆุฏุฉูŒุŒ ูˆุฃู†ูุงุณูƒ ู…ุนุฏูˆุฏุฉูŒุŒ ููƒู„ูู‘ ู†ูุณู ูŠู†ู‚ุต ุจู‡ ุฌุฒุก ู…ู†ูƒ

Manfaatkanlah -semoga Allah merahmatimu- hidupmu yang berharga, jagalah sebaik-baiknya waktumu yang mahal, dan ketahuilah bahwa masa hidupmu terbatas, nafas-nafasmu bisa dihitung, jadi setiap nafasmu akan mengurangi bagian dirimu.

ูˆุงู„ุนู…ุฑ ูƒู„ู‡ ู‚ุตูŠุฑุŒ ูˆุงู„ุจุงู‚ูŠ ู…ู†ู‡ ู‡ูˆ ุงู„ูŠุณูŠุฑุŒ ูˆูƒู„ ุฌุฒุกู ู…ู†ู‡ ุฌูˆู‡ุฑุฉูŒ ู†ููŠุณุฉูŒ ู„ุง ุนุฏู„ ู„ู‡ุงุŒ ูˆู„ุง ุฎูู„ู ู…ู†ู‡ุงุŒ ูุฅู†ูŽู‘ ุจู‡ุฐู‡ ุงู„ุญูŠุงุฉ ุงู„ูŠุณูŠุฑุฉ ุฎู„ูˆุฏู ุงู„ุฃุจุฏ ููŠ ุงู„ู†ูŽู‘ุนูŠู…ุŒ ุฃูˆ ุงู„ุนุฐุงุจ ุงู„ุฃู„ูŠู…

Umur semuanya pendek, yang tersisa darinya sedikit, dan setiap bagian darinya merupakan permata yang sangat berharga yang tidak ada bandingannya dan tidak tergantikan, karena dengan hidup yang pendek ini akan diraih kekekalan abadi dalam kenikmatan atau adzab yang pedih.

ูˆุฅุฐุง ุนุงุฏู„ุชูŽ ู‡ุฐู‡ ุงู„ุญูŠุงุฉ ุจุฎู„ูˆุฏ ุงู„ุฃุจุฏ ุนู„ู…ุชูŽ ุฃู†ูŽู‘ ูƒู„ูŽู‘ ู†ูŽููŽุณู ูŠุนุฏู„ู ุฃูƒุซุฑ ู…ู† ุฃู„ู ุฃู„ู ุฃู„ู ุนุงู… ููŠ ู†ุนูŠู… ู„ุง ุฎุทุฑ ู„ู‡ุŒ ุฃูˆ ุฎู„ุงู ุฐู„ูƒุŒ ูˆู…ุง ูƒุงู† ู‡ูƒุฐุง ูู„ุง ู‚ูŠู…ุฉ ู„ู‡

Dan jika engkau membandingkan kehidupan ini dengan kekekalan abadi, engkau akan mengetahui bahwa bahwa setiap nafas sebanding dengan seribu ribu ribu tahun dalam kenikmatan yang tidak pernah terbayangkan, atau sebaliknya (dalam adzab -pent), dan apa yang keadaannya seperti ini maka tidak ada harganya.

ูู„ุง ุชูุถูŽูŠูู‘ุน ุฌูˆุงู‡ุฑูŽ ุนูู…ุฑูƒูŽ ุงู„ู†ูŽู‘ููŠุณุฉ ุจุบูŠุฑ ุนู…ู„ูุŒ ูˆู„ุง ุชุฐู‡ุจู‡ูŽุง ุจุบูŠุฑ ุนูˆุถูุŒ ูˆุงุฌุชู‡ุฏ ุฃู† ู„ุง ูŠุฎู„ูˆ ู†ูŽูุณูŒ ู…ู† ุฃู†ูุงุณูƒ ุฅู„ุงูŽู‘ ููŠ ุนูŽู…ูŽู„ู ุทุงุนุฉู ุฃูˆ ู‚ุฑุจุฉู ุชุชู‚ุฑุจ ุจู‡ุง

Maka jangan engkau sia-siakan permata umurmu yang sangat berharga tanpa amal, jangan habiskan tanpa pengganti, dan bersungguh-sungguhlah jangan sampai satu nafas dari nafas-nafasmu kosong kecuali dalam ketaatan atau apa saja yang dengannya engkau mendekatkan diri kepada Allah.

ูุฅู†ูŽู‘ูƒ ู„ูˆ ูƒุงู†ุช ู…ุนูƒ ุฌูˆู‡ุฑุฉูŒ ู…ู† ุฌูˆุงู‡ุฑ ุงู„ุฏูู‘ู†ูŠุง ู„ูŽุณูŽุงุกูŽูƒูŽ ุฐู‡ุงุจู‡ุง ููƒูŠู ุชูููŽุฑูู‘ุทู ููŠ ุณุงุนุงุชูƒ ูˆุฃูˆู‚ุงุชูƒุŒ ูˆูƒูŠู ู„ุง ุชุญุฒู† ุนู„ู‰ ุนูู…ุฑูƒ ุงู„ุฐูŽู‘ุงู‡ุจ ุจุบูŠุฑ ุนูˆุถ

Karena sungguh seandainya engkau memiliki sebuah permata dari permata-permata dunia, pasti kehilangannya akan membuatmu sangat bersedih, maka bagaimana engkau menyia-nyiakan saat-saat dan waktu-waktumu, dan bagaimana engkau tidak bersedih terhadap umurmu yang berlalu tanpa pengganti.

[Ghadzaul Albab Syarh Manzhumatul Adab, II/351].

๐Ÿ“š Sumber || https://telegram.me/fawaz_almadkali

๐ŸŒ Kunjungi || http://bit.ly/2s7zzLR

๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ž

Regard

MENJAUHI PERBUATAN DUSTA

๐Ÿ”ด๐Ÿ’ฅ MENJAUHI PERBUATAN DUSTA
ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ

๐ŸŽฏ Dusta harus dijauhi dalam segenap waktu dan keadaan. Pada saat berpuasa lebih ditekankan lagi menjauhi dusta, karena bisa mengurangi atau membatalkan pahala puasa.

๐Ÿ”ฅ Definisi Dusta.

โšก๏ธ Dusta adalah ucapan yang tidak sesuai dengan kenyataan secara sengaja padahal ia mengetahui keadaan yang sebenarnya. Dusta adalah akhlaq tercela dan termasuk dosa besar.

๐Ÿšจ Kerugian Perbuatan Dusta.

๐Ÿ“ฎ Beberapa kerugian dan kerusakan karena perbuatan dusta:

1๏ธโƒฃ. Menyeret seseorang ke neraka. Satu dusta akan menyeret pada dusta berikutnya, hingga mengarah pada perbuatan kefajiran dan perbuatan kefajiran akan menyeret pada neraka.

ูˆูŽุฅููŠู‘ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ููุฌููˆุฑู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ููุฌููˆุฑูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ูˆูŽูŠูŽุชูŽุญูŽุฑู‘ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠููƒู’ุชูŽุจูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจู‹ุง

๐Ÿƒ Jauhilah kedustaan karena kedustaan menyeret pada perbuatan fajir (menyimpang) dan perbuatan fajir menyeret menuju neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan menyengaja memilih berdusta hingga tercatat di sisi Allah sebagai tukang dusta (H.R al-Bukhari dan Muslim).

2๏ธโƒฃ. Allah ancam para pendusta dengan adzab yang pedih:

…ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุฃูŽู„ููŠู…ูŒ ุจูู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽูƒู’ุฐูุจููˆู†ูŽ

๐Ÿƒโ€ฆdan bagi mereka adzab yang pedih disebabkan kedustaan mereka (Q.S alBaqoroh:10).

3๏ธโƒฃ. Mendapat laknat Allah.

ู‚ูุชูู„ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุฑู‘ูŽุงุตููˆู†ูŽ

๐Ÿƒ Terlaknatlah para pendusta (Q.S adz-Dzaariyaat:10).

๐ŸŒˆ Para Ulama menjelaskan bahwa al-Khorroshuun yang disebut dalam ayat adalah para pendusta yang membangun kedustaannya pada dugaan yang tidak berdasar.

4๏ธโƒฃ. Satu kedustaan yang tersebar hingga seluruh penjuru dunia dari seseorang, akan menyebabkan dia disiksa dengan dirobek-robek sudut mulutnya di alam barzakh (alam kubur) hingga hari kiamat:

ุนูŽู†ู’ ุณูŽู…ูุฑูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุฌูู†ู’ุฏูุจู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽุชูŽูŠูŽุงู†ููŠ ู‚ูŽุงู„ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽู‡ู ูŠูุดูŽู‚ู‘ู ุดูุฏู’ู‚ูู‡ู ููŽูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจูŒ ูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ุจูุงู„ู’ูƒูŽุฐู’ุจูŽุฉู ุชูุญู’ู…ูŽู„ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุจู’ู„ูุบูŽ ุงู„ู’ุขููŽุงู‚ูŽ ููŽูŠูุตู’ู†ูŽุนู ุจูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู

๐Ÿƒ dari Samuroh bin Jundub radhiyallahu anhu beliau berkata: Nabi shollallahu alaihi wasallam bersabda: Aku melihat tadi malam dua laki-laki yang datang dan berkata: Sesungguhnya yang engkau lihat tentang seseorang yang dirobek-robek ujung mulutnya adalah pendusta yang berdusta dengan satu kedustaan dinukil terus hingga mencapai ufuk (penjuru dunia) maka demikianlah dia disiksa hingga hari kiamat (H.R al-Bukhari)
Allah perintahkan kepada orang beriman untuk bertaqwa dan berjalan bersama orang-orang yang jujur.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูƒููˆู†ููˆุง ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุฏูู‚ููŠู†ูŽ

๐Ÿƒ Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan jadilah bersama orang-orang yang jujur (Q.S atTaubah:119).

๐Ÿ”– Seseorang diperintahkan untuk tidak berdusta baik dalam keadaan sungguhan atau main-main. Tidak boleh bagi seseorang menjanjikan sesuatu kepada anaknya (yang masih kecil) kemudian tidak dia penuhi. Sahabat Nabi Ibnu Masโ€™ud radhiyallahu anhu berkata:

ู„ูŽุง ูŠูŽุตู’ู„ูุญู ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจู ูููŠ ุฌูุฏู‘ู ูˆูŽู„ูŽุง ู‡ูŽุฒู’ู„ูุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุนูุฏูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุฏูŽู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽุง ูŠูู†ู’ุฌูุฒู ู„ูŽู‡ู

๐Ÿƒ Tidak boleh berdusta dalam keadaan sungguh-sungguh atau main-main. Tidak boleh seseorang menjanjikan sesuatu kepada anaknya (yang masih kecil) kemudian tidak dia tepati (riwayat al-Bukhari dalam Adabul Mufrad, dishahihkan oleh Syaikh al-Albany).

๐Ÿ’‰ Ada ancaman yang keras bagi seseorang yang berdusta untuk membuat tertawa orang lain:

ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูุญูŽุฏู‘ูุซู ููŽูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ู„ููŠูุถู’ุญููƒูŽ ุจูู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูŽู‡ู

๐Ÿƒ Celakalah orang yang bercerita dan berdusta untuk membuat tertawa suatu kaum. Celaka baginya. Celaka baginya (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, anNasaai, dihasankan Syaikh al-Albany).

โ˜๏ธ Rasulullah shollallahu alaihi wasallam hanya memberikan keringanan berdusta untuk 3 keadaan yaitu: dalam perang, dusta suami ke istri atau sebaliknya dalam rangka menyenangkan hati dan semakin merekatkan hubungan, dusta untuk mendamaikan di antara dua orang yang sedang berselisih (perkataan Ummu Kultsum radhiyallahu anha yang diriwayatkan oleh Muslim).

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

๐Ÿ“— Dikutip dari Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

โ–ถ๏ธ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================

Regards

Amalan-Amalan Di Bulan Puasa

Amalan-Amalan Di Bulan Puasa

Di bulan suci ramadhan, sebaiknya manfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya, walaupun tidur merupakan pahala bagi orang yang berpuasa tetapi bukan berarti kita hanya tidur saja. Karena tidur itu perumpamaan terendah, jika tidur mendapatkan pahala bagaimana jika melakukan ibadah sesuai sunnah Rasul SAW, tentu memiliki nilai yang lebih baik kan?.

Perintah puasa di bulan ramadhan tentu berdasarkan Al-Quran yang saya kira sebagian besar orang sudah mengetahuinya, puasa ramadhan hanya untuk orang-orang beriman, bagi yang memang tidak berpuasa maka dia bukanlah orang yang beriman.

โ€œHai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.โ€ [QS. Al-Baqarah (2): 183]

Berikut ini adalah amalan-amalan yang dianjurkan selama bulan puasa ramadhan sesuai sunnah rasul saw:

1. Berpuasa (Shiyam)

Amalan yang utama di bulan Ramadhan tentu saja berpuasa. Hal ini diperintahkan Allah swt. dalam Al-Quran surat Al-Baqarah (2) ayat 183-187. Karena itu, agar puasa kita tidak sia-sia, perdalamlah wawasan kita tentang puasa yang benar dengan mengetahui dan menjaga rambu-rambunya. Sebab, puasa bukan sekadar tidak makan dan tidak minum. Tapi, ada rambu-rambu yang harus ditaati. Kata Rasulullah saw., โ€œBarangsiapa berpuasa Ramadhan kemudian mengetahui rambu-rambunya dan memperhatikan apa yagn semestinya diperhatikan, maka hal itu akan menjadi pelebur dosa-dosa yang pernah dilakukan sebelumnya.โ€ (HR. Ibnu Hibban dan Al-Baihaqi)

2. Membaca Al-Qurโ€™an (Tilawah)

Al-Qurโ€™an diturunkan perama kali di bulan Ramadhan. Maka tak heran jika Rasulullah saw. lebih sering dan lebih banyak membaca Al-Qurโ€™an di bulan Ramadhan dibandingkan di bulan-bulan lain. Imam Az-Zuhri berkata, โ€œApabila datang Ramadhan, maka kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qurโ€™an.โ€ Bacalah dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah, kita akan menjadi insan yang berkah.

Buat target. Jika di bulan-bulan lain kita khatam membaca Al-Qurโ€™an dalam sebulan, maka di bulan Ramadhan kita bisa memasang target dua kali khatam. Lebih baik lagi jika ditambah dengan menghafal satu juz atau surat tertentu. Ini bisa dijadikan program unggulan bersama keluarga.

3. Memberikan makanan untuk berbuka puasa (Ithโ€™amu ath-thaโ€™am)

Amal Ramadhan yang juga dianjurkan Rasulullah saw adalah memberikan santapan berbuka puasa kepada orang-orang yang berpuasa. โ€œBarangsiapa memberi makanan berbuka kepada orang-orang yang berpuasa, maka ia mendapat pahala senilai pahala orang yang berpuasa itu tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut.โ€ (HR. Turmudzi dan An-Nasaโ€™i)

Sebenarnya memberi makan untuk orang berbuka hanyalah salah satu contoh bentuk kedermawanan yang ingin ditumbuhkan kepada kita. Masih banyak bentuk sedekah yang bisa kita lakukan jika kita punya kelebihan rezeki. Peduli dan sigap menolong orang lain adalah sifat yang ingin dilatih dari orang yang berpuasa.

4. Berdakwah

Selama Ramadhan kita punya kesempatan berdakwah yang luas, karena, siapapun di bulan itu kondisi ruhiyahnya sedang baik sehingga siap menerima nasihat. Jadi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Rasulullah saw bersabda, barangsiapa menunjuki kebaikan, baginya pahala sebagaimana orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala orang yang mengamalkannya sedikitpun.

5. Shalat Tarawih (Qiyamul Ramadhan)

Ibadah sunnah yang khas di bulan Ramadhan adalah shalat tarawih (qiyamul ramadhan). Rasulullah saw pernah merasa khawatir karena takut shalat tarawih dianggap menjadi shalat wajib karena semakin hari semakin banyak yang ikut shalat berjamaah di masjid sehingga beliau akhirnya melaksanakan shalat tarawih sendiri di rumah. Ada yang meriwayatkan beliau melaksanakan shalat tarawih berjamaan hanya tiga hari. Saat itu Rasulullah saw melakukannya secara berjamaah sebanyak 11 rakaat dengan bacaan surat-surat yang panjang. Tapi, di saat kekhawatiran akan diwajibakannya shalat tarawih sudah tidak ada lagi, Umar bi Khattab menyebutkan jumlah rakaat shalat tarawih adalah 21 atau 23 rakaat (HR. Abdur Razzaq dan baihaqi).

6. Iโ€™tikaf

Inilah amaliyah ramadhan yang selalu dilakukan Rasulullah saw. Iโ€™tikaf adalah berdiam diri di masjid dengan niat beribada kepada Allah swt. Abu Saโ€™id Al-khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. pernah beriโ€™tikaf pada awal Ramadhan, pertengahan Ramadhan, dan paling sering di 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Sayangnya, ibadah ini dianggap berat oleh kebanyakan orang Islam, jadi sedikit yang mengamalkannya. Hal ini dikomentari oleh Imam Az-Zuhri, โ€œAneh benar keadaan orang Islam, mereka meninggalkan iโ€™tikaf padahal Rasulullah tidak pernah meninggalkannya sejak beliau datang ke Madinah sampai beliau wafat.โ€

7. Lailatul Qadar

Ada bulan Ramadhan ada satu malam yang istimewa: lailatul qadar, malam yang penuh berkah. Malam itu nilainya sama dengan seribu bulan. Rasulullah saw. amat menjaga-jaga untuk bida meraih lailatul qadar. Maka, Beliau menyuruh kita mencarinya di malam-malam ganjil pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Kenapa? Karena, โ€œBarangsiapa yang shalat pada malam lailatul qadar berdasarkan iman dan ihtissab, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu.โ€ Begitu kata Rasulullah saw. yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Bahkan, untuk mendapatkan malam penuh berkah itu, Rasulullah saw. mengajarkan kita sebuah doa, โ€œAllahumma innaka โ€˜afuwun tuhibbul โ€˜afwa faโ€™fu โ€˜annii.โ€ Ya Allah, Engkaulah Pemilik Ampunan dan Engkaulah Maha Pemberi Ampun. Ampunilah aku.

8. Umrah

Jika Anda punya rezeki cukup, pergilah umrah di bulan Ramadhan. Karena, pahalanya akan berlipat-lipat. Rasulullah saw. berkata kepada Ummu Sinan, seorang wanita Anshar, agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umrah,

karena nilainya setara denagn haji bersama Rasulullah saw. (HR. Bukhari dan Muslim)

9. Perbanyaklah Taubat

Selama bulan Ramadhan, Allah swt telah membukakan pintu ampunan bagi hamba-hambanya dan setiap malam bulan Ramadhan Allah membebaskan banyak hambaNya dari api neraka. Karena itu, bulan Ramadhan adalah kesempatan emas bagi kita untuk bertaubat kembali ke fitrah kita.

10. Zakat Fitrah

Zakat fitrah wajib dibayarkan sebelum hari Ramadhan berakhir oleh umat Islam, baik lelaki-perempuan, dewasa maupun anak-anak. Tujuannya untuk mensucikan orang yang melaksanakan puasa dan untuk membantu fakir miskin.

Demikianlah beberapa amalan yang dianjurkan oleh Rasululloh SAW untuk bulan ramadhan, semoga kita semua bisa melakukannya karena ALLAH SWT dan dapat menemukan lailatul qadar di bulan ramadhan ini. AMIIIIINNNโ€ฆ.

Regards,

Hadi Harianto

40 HADIS SHOHIH DI BULAN ROMADHON

40 HADIS SHOHIH DI BULAN ROMADHON

—–BAGIAN PERTAMA—–
๐Ÿ“ข ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถ ูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุŒ ุนู†ูŠ ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ : [ู…ู† ุตุงู… ุฑู…ุถุงู† ุฅูŠู…ุงู†ุง ูˆุงุญุชุณุงุจุง ุŒ ุบูุฑ ู„ู‡ ู…ุง ุชู‚ุฏู… ู…ู† ุฐู†ุจู‡]
โ–ช ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

๐Ÿท โ€œBarang siapa yang berpuasa Romadhon karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni baginya dosa dosa yang telah lalu”

๐Ÿ“ข ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ : [ุตูˆู…ูˆุง ู„ุฑุคูŠุชู‡ ุŒ ูˆุฃูุทุฑูˆุง ู„ุฑุคูŠุชู‡ ุŒ ูุฅู† ุบุจูŠ ุนู„ูŠูƒู… ุŒ ูุฃูƒู…ู„ูˆุง ุนุฏุฉ ุดุนุจุงู† ุซู„ุงุซูŠู†[
โ–ช ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ

๐Ÿท “Berpuasalah karena kalian meliat Hilal dan berbukalah ketika kalian melihatnya apabila terhalangi (mendung) atas kalian maka sempurnakan bilangan sya’ban 30 hari”

๐Ÿ“ข ุนู† ุณู‡ู„ ุจู† ุณุนุฏ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุนู† ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ : [ุฅู† ููŠ ุงู„ุฌู†ุฉ ุจุงุจุง ูŠู‚ุงู„ ู„ู‡ ุงู„ุฑูŠุงู† ูŠุฏุฎู„ ู…ู†ู‡ ุงู„ุตุงุฆู…ูˆู† ูŠูˆู… ุงู„ู‚ูŠุงู…ุฉ ู„ุง ูŠุฏุฎู„ ู…ู†ู‡ ุฃุญุฏ ุบูŠุฑู‡ู… ูŠู‚ุงู„ : ุฃูŠู† ุงู„ุตุงุฆู…ูˆู† ุŸ ููŠู‚ูˆู…ูˆู† ู„ุง ูŠุฏุฎู„ ู…ู†ู‡ ุฃุญุฏ ุบูŠุฑู‡ู… ุŒ ูุฅุฐุง ุฏุฎู„ูˆุง ุฃุบู„ู‚ ูู„ู… ูŠุฏุฎู„ ู…ู†ู‡ ุฃุญุฏ]
โ–ชู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

๐Ÿท “Sesungguhnya di surga ada satu pintu yang dinamakan dengan Ar Royyan akan masuk disana orang orang yang berpuasa nanti di hari kiamat dan tidak akan masuk selain mereka, dikatakan: dimana orang yang berpuasa? Kemudian mereka masuk dan tidak masuk selain mereka, apabila mereka telah masuk maka ditutup dan tidak ada yang masuk selain mereka”

๐Ÿ“ข ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„ : ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : ู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒ ูˆุฌู„ : [ูƒู„ ุนู…ู„ ุงุจู† ุขุฏู… ู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ุตูŠุงู… ูุฅู†ู‡ ู„ูŠ ูˆุฃู†ุง ุฃุฌุฒูŠ ุจู‡]
โ–ชู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

๐Ÿท “Allah berfirman : Setiap amalan bani Adam itu miliknya kecuali puasa maka itu bagiku dan aku sendiri yang akan membalasnya”

๐Ÿ“ข ุนู† ุญูุตุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง ู‚ุงู„ุช : ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… :[ู„ุง ุตูŠุงู… ู„ู…ู† ู„ู… ูŠูุฑุถู‡ ู…ู† ุงู„ู„ูŠู„[
โ–ชุฑูˆุงู‡ ุงุจู† ู…ุงุฌู‡ ูˆุตุญุญู‡ ุงู„ุฃู„ุจุงู†ูŠ

๐Ÿท “Tidak ada puasa bagi orang yang tidak meniatkannya dari malam hari”

๐Ÿ“ข ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ุฃู† ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ู‚ุงู„ :[. . . . ูˆู…ู† ูƒุงู† ู…ู† ุฃู‡ู„ ุงู„ุตูŠุงู… ุฏุนูŠ ู…ู† ุจุงุจ ุงู„ุฑูŠุงู†]
โ–ชู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

๐Ÿท “Barang siapa dari orang yang berpuasa maka akan dipanggil dari pintu Ar Royyan”

๐Ÿ“ข ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„ :
ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : [ูˆุงู„ุตูŠุงู… ุฌูู†ู‘ุฉ]
โ–ชู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

๐Ÿท “Dan puasa itu adalah perisai”

๐Ÿ“ข ุนู† ุนุงุฆุดุฉ ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ุง ุฃู† ุจู„ุงู„ุง ูƒุงู† ูŠุคุฐู† ุจู„ูŠู„ ูู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : [ูƒู„ูˆุง ูˆุงุดุฑุจูˆุง ุญุชู‰ ูŠุคุฐู† ุงุจู† ุฃู… ู…ูƒุชูˆู… ุŒ ูุฅู†ู‡ ู„ุง ูŠุคุฐู† ุญุชู‰ ูŠุทู„ุน ุงู„ูุฌุฑ]
โ–ช ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ

๐Ÿท “Makanlah dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum adzan, karena dia tidak adzan kecuali setelah terbit fajar”

๐Ÿ“ข ุนู† ุฒูŠุฏ ุจู† ุซุงุจุช ุฑุถูŠ ุงู„ู„ู‡ ุนู†ู‡ ู‚ุงู„ :
ุชุณุญุฑู†ุง ู…ุน ุงู„ู†ุจูŠ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… ุซู… ู‚ุงู… ุฅู„ู‰ ุงู„ุตู„ุงุฉ ุŒ ู‚ู„ุช :[ูƒู… ูƒุงู† ุจูŠู† ุงู„ุฃุฐุงู† ูˆุงู„ุณุญูˆุฑ ู‚ุงู„ ู‚ุฏุฑ ุฎู…ุณูŠู† ุขูŠุฉ]
โ–ช ุฑูˆุงู‡ ุงู„ุจุฎุงุฑูŠ

๐Ÿท “Kami sahur bersama Nabi Shollallahu Alaihi Wa Sallam kemudian beliau bangkit untuk sholat, aku berkata berapa jarak antara adzan dan sahur? Sekadar bacaan 50 ayat”

๐Ÿ“ข ู‚ุงู„ ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… : [ุชุณุญุฑูˆุง ูุฅู† ููŠ ุงู„ุณุญูˆุฑ ุจุฑูƒุฉ]
โ–ชู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

๐Ÿท “Bersahurlah kalian karena pada sahur itu barokah”

โ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ขโ€ข