MENJAUHI PERBUATAN DUSTA

๐Ÿ”ด๐Ÿ’ฅ MENJAUHI PERBUATAN DUSTA
ใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐใ€ฐ

๐ŸŽฏ Dusta harus dijauhi dalam segenap waktu dan keadaan. Pada saat berpuasa lebih ditekankan lagi menjauhi dusta, karena bisa mengurangi atau membatalkan pahala puasa.

๐Ÿ”ฅ Definisi Dusta.

โšก๏ธ Dusta adalah ucapan yang tidak sesuai dengan kenyataan secara sengaja padahal ia mengetahui keadaan yang sebenarnya. Dusta adalah akhlaq tercela dan termasuk dosa besar.

๐Ÿšจ Kerugian Perbuatan Dusta.

๐Ÿ“ฎ Beberapa kerugian dan kerusakan karena perbuatan dusta:

1๏ธโƒฃ. Menyeret seseorang ke neraka. Satu dusta akan menyeret pada dusta berikutnya, hingga mengarah pada perbuatan kefajiran dan perbuatan kefajiran akan menyeret pada neraka.

ูˆูŽุฅููŠู‘ูŽุงูƒูู…ู’ ูˆูŽุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ููŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู’ููุฌููˆุฑู ูˆูŽุฅูู†ู‘ูŽ ุงู„ู’ููุฌููˆุฑูŽ ูŠูŽู‡ู’ุฏููŠ ุฅูู„ูŽู‰ ุงู„ู†ู‘ูŽุงุฑู ูˆูŽู…ูŽุง ูŠูŽุฒูŽุงู„ู ุงู„ุฑู‘ูŽุฌูู„ู ูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ูˆูŽูŠูŽุชูŽุญูŽุฑู‘ูŽู‰ ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจูŽ ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ูŠููƒู’ุชูŽุจูŽ ุนูู†ู’ุฏูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจู‹ุง

๐Ÿƒ Jauhilah kedustaan karena kedustaan menyeret pada perbuatan fajir (menyimpang) dan perbuatan fajir menyeret menuju neraka. Seseorang senantiasa berdusta dan menyengaja memilih berdusta hingga tercatat di sisi Allah sebagai tukang dusta (H.R al-Bukhari dan Muslim).

2๏ธโƒฃ. Allah ancam para pendusta dengan adzab yang pedih:

…ูˆูŽู„ูŽู‡ูู…ู’ ุนูŽุฐูŽุงุจูŒ ุฃูŽู„ููŠู…ูŒ ุจูู…ูŽุง ูƒูŽุงู†ููˆุง ูŠูŽูƒู’ุฐูุจููˆู†ูŽ

๐Ÿƒโ€ฆdan bagi mereka adzab yang pedih disebabkan kedustaan mereka (Q.S alBaqoroh:10).

3๏ธโƒฃ. Mendapat laknat Allah.

ู‚ูุชูู„ูŽ ุงู„ู’ุฎูŽุฑู‘ูŽุงุตููˆู†ูŽ

๐Ÿƒ Terlaknatlah para pendusta (Q.S adz-Dzaariyaat:10).

๐ŸŒˆ Para Ulama menjelaskan bahwa al-Khorroshuun yang disebut dalam ayat adalah para pendusta yang membangun kedustaannya pada dugaan yang tidak berdasar.

4๏ธโƒฃ. Satu kedustaan yang tersebar hingga seluruh penjuru dunia dari seseorang, akan menyebabkan dia disiksa dengan dirobek-robek sudut mulutnya di alam barzakh (alam kubur) hingga hari kiamat:

ุนูŽู†ู’ ุณูŽู…ูุฑูŽุฉูŽ ุจู’ู†ู ุฌูู†ู’ุฏูุจู ุฑูŽุถููŠูŽ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ู‚ูŽุงู„ูŽ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุงู„ู†ู‘ูŽุจููŠู‘ู ุตูŽู„ู‘ูŽู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู ุนูŽู„ูŽูŠู’ู‡ู ูˆูŽุณูŽู„ู‘ูŽู…ูŽ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชู ุงู„ู„ู‘ูŽูŠู’ู„ูŽุฉูŽ ุฑูŽุฌูู„ูŽูŠู’ู†ู ุฃูŽุชูŽูŠูŽุงู†ููŠ ู‚ูŽุงู„ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠ ุฑูŽุฃูŽูŠู’ุชูŽู‡ู ูŠูุดูŽู‚ู‘ู ุดูุฏู’ู‚ูู‡ู ููŽูƒูŽุฐู‘ูŽุงุจูŒ ูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ุจูุงู„ู’ูƒูŽุฐู’ุจูŽุฉู ุชูุญู’ู…ูŽู„ู ุนูŽู†ู’ู‡ู ุญูŽุชู‘ูŽู‰ ุชูŽุจู’ู„ูุบูŽ ุงู„ู’ุขููŽุงู‚ูŽ ููŽูŠูุตู’ู†ูŽุนู ุจูู‡ู ุฅูู„ูŽู‰ ูŠูŽูˆู’ู…ู ุงู„ู’ู‚ููŠูŽุงู…ูŽุฉู

๐Ÿƒ dari Samuroh bin Jundub radhiyallahu anhu beliau berkata: Nabi shollallahu alaihi wasallam bersabda: Aku melihat tadi malam dua laki-laki yang datang dan berkata: Sesungguhnya yang engkau lihat tentang seseorang yang dirobek-robek ujung mulutnya adalah pendusta yang berdusta dengan satu kedustaan dinukil terus hingga mencapai ufuk (penjuru dunia) maka demikianlah dia disiksa hingga hari kiamat (H.R al-Bukhari)
Allah perintahkan kepada orang beriman untuk bertaqwa dan berjalan bersama orang-orang yang jujur.

ูŠูŽุง ุฃูŽูŠู‘ูู‡ูŽุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ุงุชู‘ูŽู‚ููˆุง ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ูŽ ูˆูŽูƒููˆู†ููˆุง ู…ูŽุนูŽ ุงู„ุตู‘ูŽุงุฏูู‚ููŠู†ูŽ

๐Ÿƒ Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan jadilah bersama orang-orang yang jujur (Q.S atTaubah:119).

๐Ÿ”– Seseorang diperintahkan untuk tidak berdusta baik dalam keadaan sungguhan atau main-main. Tidak boleh bagi seseorang menjanjikan sesuatu kepada anaknya (yang masih kecil) kemudian tidak dia penuhi. Sahabat Nabi Ibnu Masโ€™ud radhiyallahu anhu berkata:

ู„ูŽุง ูŠูŽุตู’ู„ูุญู ุงู„ู’ูƒูŽุฐูุจู ูููŠ ุฌูุฏู‘ู ูˆูŽู„ูŽุง ู‡ูŽุฒู’ู„ูุŒ ูˆูŽู„ูŽุง ุฃูŽู†ู’ ูŠูŽุนูุฏูŽ ุฃูŽุญูŽุฏููƒูู…ู’ ูˆูŽู„ูŽุฏูŽู‡ู ุดูŽูŠู’ุฆู‹ุง ุซูู…ู‘ูŽ ู„ูŽุง ูŠูู†ู’ุฌูุฒู ู„ูŽู‡ู

๐Ÿƒ Tidak boleh berdusta dalam keadaan sungguh-sungguh atau main-main. Tidak boleh seseorang menjanjikan sesuatu kepada anaknya (yang masih kecil) kemudian tidak dia tepati (riwayat al-Bukhari dalam Adabul Mufrad, dishahihkan oleh Syaikh al-Albany).

๐Ÿ’‰ Ada ancaman yang keras bagi seseorang yang berdusta untuk membuat tertawa orang lain:

ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูู„ู‘ูŽุฐููŠ ูŠูุญูŽุฏู‘ูุซู ููŽูŠูŽูƒู’ุฐูุจู ู„ููŠูุถู’ุญููƒูŽ ุจูู‡ู ุงู„ู’ู‚ูŽูˆู’ู…ูŽ ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูŽู‡ู ูˆูŽูŠู’ู„ูŒ ู„ูŽู‡ู

๐Ÿƒ Celakalah orang yang bercerita dan berdusta untuk membuat tertawa suatu kaum. Celaka baginya. Celaka baginya (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, anNasaai, dihasankan Syaikh al-Albany).

โ˜๏ธ Rasulullah shollallahu alaihi wasallam hanya memberikan keringanan berdusta untuk 3 keadaan yaitu: dalam perang, dusta suami ke istri atau sebaliknya dalam rangka menyenangkan hati dan semakin merekatkan hubungan, dusta untuk mendamaikan di antara dua orang yang sedang berselisih (perkataan Ummu Kultsum radhiyallahu anha yang diriwayatkan oleh Muslim).

โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–โž–

๐Ÿ“— Dikutip dari Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi).

โ–ถ๏ธ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================

Regards

Advertisements

About Majelis Ta'lim Serpong Green Park

Sekretariat DKM Ar Rahman Serpong Green Park Jl. Palapa sarua Ciputat Tangsel email: dkm.ar.rahman.sgp@gmail.com Rek. Zakat, Infaq, & Shadaqoh BNI SYARIAH KCP UIN Rek. 030-280-2729 (an. BOBBY PRABOWO IRIANTO)

Posted on June 8, 2017, in Artikel. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: