Monthly Archives: September 2014

Taushiah Of The Day STOP!!! Jangan Dipotong Dulu….

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Diriwayatkan oleh al Jama’ah kecuali Al Bukhari yaitu dari Ummu Salamah

radhiyallahu ‘anha,

“Jika kalian telah menyaksikan hilal Dzul Hijjah (maksudnya telah memasuki satu Dzulhijjah, pen) dan kalian ingin berqurban, maka hendaklah shohibul qurban membiarkan (artinya tidak memotong) rambut dan kukunya.”

(HR. Muslim no.1977)

Untuk rekan-rekan yang berniat untuk berqurban, hendaknya tidak memotong rambut dan kukunya sebelum memotong hewan qurbannya.

Berdasarkan hisab (pemerintah RI),

1 Dzulhijjah 1435H jatuh pada hari Jum’at, 26 September 2014

Advertisements

Alhamdulillah, Ini Hari Jum’at Biar Kecerdasan Jiwa Menjawab

Biar Kecerdasan Jiwa Menjawab

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sahabat seiman,

Sejelas mata memandang disiang hari, hati yang jujur mampu menangkap jelas ayat ilahi, tataplah langit nan kokoh jauh disana, siang dan malam menaungi dunia, rasakanlah sinar mentari mencerahkan suasana, seakan mengerti kebutuhan jiwa.. semoga kebersihan hati dapat memuaskan jiwa yang selalu bertanya siapakah sang Pencipta yang paling berjasa

Sahabat seiman,

Perhatikanlah bagaimana kita berbicara memalui handphone, meski lawan bicara tak nampak terlihat namun suara yang terdengar menjadikan ia begitu dekat, meyakinkan diri bahwa disana ada sinyal yang begitu kuat, lalu perlukah kita memastikan mata untuk dapat melihat?

Sahabat seiman,

Jiwa selalu bertanya mencari kepuasan, tentang hakikat kehidupan yang penuh pergolakkan, sebenarnya ia begitu cerdas mendapatkan nilai iman, lalu menancapkannya kokoh di hati menjadi sebuah keyakinan.. mengapa harus ia dibodohi? Oleh bisikan syaitan yang rendah tak berarti, dan mengapa diri harus tunduk oleh rapuhnya argumentasi, yang selalu merongrong menuntut kita menjauhi nilai kebenaran yang hakiki..?

Sahabat seiman,

Jawablah keraguan itu dengan tegas, sejelas matahari menyinari bumi disianghari, lalu menjadikan malamnya bagaikan siang.. hari ini langkah akan kita ayunkan lagi, demi Allah andai hati begitu rindu benarnya tempat berpijak, tak akan lengah iman didada selalu mengajak..,

Semoga bait ayat berikut menjadi pengingat akan kelakuan Bani Israil yang sesat, artinya:

“Dan (ingatlah), ketika kamu berkata: “Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, Karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya”. (Q.S. Al Baqoroh: 55)

Selamat beraktifitas!!

(@_SaiBah)

Be a Profesional Muslim

Lebih Sekedar Nikmat

Lebih Sekedar Nikmat

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sahabat seiman,

Sungguh luar biasa nikmat yang Allah SWT kucurkan kepada kita, tak pernah kita bosan dan jemu menikmatinya, seperti indahnya suasana pagi kapan mata terpuaskan memandangnya? Seperti sejuknya embun pagi yang menyelimuti kapankah tubuh tercukupi mereguk kesegarannya? Maka para pemburu ridho Allah SWT tak pernah terlelahkan oleh gelombang mengingat dan mentaati-Nya..

Sahabat seiman,

Andai saja dapat menggambarkan derasnya nikmat yang Allah beri, niscaya tak akan pernah merasa terbalaskan rasa syukur yang kita persembahi, Allah Swt bukan hanya sekedar menyelamatkan kita tapi juga menunjukkan kehebatan cara-nya, maka lipatgandakanlah potensi menatap nikmat Allah Swt, sebab bobot syukur sebanding dengan besarnya nikmat yang dirasa..

Sahabat seiman,

Betapa banyak kebaikan yang dipungkiri lantaran tak mampu mengungkapnya, tak sedikit pemberian yang tak terbalaskan lantaran tak dapat merasakan nikmatnya, dan tak terhitung karunia yang luput dari syukur lantaran tak terungkap manfaatnya.. andai menatap hidup hanya sekedar yang nampak saja, niscaya kenikmatannya terbatas pada pandangan mata saja, tetapi prestasi iman mampu menembus batas nikmat meskipun tersembunyi..

Sahabat seiman,

Buailah diri dengan jutaan nikmat yang belum terungkap, rasakan damai dan tenangnya belaian kasih sayang Allah.. lalu sambutlah hari ini dengan semangat membalas kebaikan sang kekasih..

Selamat beraktifitas!!

(@_SaiBah)

Be a Profesional Muslim

Karena Rasulullah Begitu Mencintai Kita

Karena Rasulullah Begitu Mencintai Kita

Assalamu’alaikum wr. wb.

SAHABAT seiman..,
Subhanallah, sebelum yang lain meNYAPA, tatkala semua ALPA, Ya Allah! Engkau tak pernah lupa tuk menabur nikmat pagi beserta fasilitasnya. Demikian pula engkau ya Rasulullah, DOAMU menyertai hamba: ya Allah berkahilah UMMATku di pagi harinya. Sungguh, dari sana kami tangkap lembutnya cinta..

SAHABAT seiman..,
Mari sejenak ketuk hati yang masih tertutup kantuk, bisikkan kata cinta penuh Ridho, tentang cinta seorang pembawa risalah tergambar dalam untaian mutiara kata, Allah berfirman, artinya: "SUNGGUH, telah datang seorang RASUL dari kaummu sendiri, BERAT terasa olehnya PENDERITAAN yang kamu alami. DIA sangat menginginkan (keselamatan) BAGImu, penyanTUN dan PENYAyang terhadap orang-orang yang berIMAN" (Q.S. At Taubah: 128)

Sahabat SEIMAN!
Beliau juga MANUSIA, yang punya CINTA kepada keluarga dan juga CITA-cita, tetapi dia TAK pernah EGOIS dalam DOAnya, pernah beliau memohon kepada ALLAH agar umatnya tidak ditimpa adzab seperti ummat terdahulu. Ia selalu berusaha mencari celah tuk menyelamatkan ummatnya, Hijrah ke Habasyah menjadi saksinya, penderitaannya di Thaif adalah bukti pengorbanannya, bai’atul ‘aqobah menuju hijrah madinah adalah diantara kerja kerasnya, bahkan saat meregang nyawa kalimat yang terucap adalah UMMATKU-UMMATku!

SAhabat SEiman..!,
Kini kala dia dihina apakah hanya diam yang kita bisa? mungkinkah tak ada bukti cinta kepadanya, lantaran LALai kita mengenang cintanya, tak tau sejarah perjuangannya, dan TAK PERDULI kepada SUNNAHnya? Bahkan NA’UDZU BILLAH bila sampai tak ACUH diPIMPIN sekalipun oleh orang yang TAK TAU sunnahnya dalam berwudhu, apalagi mau MEMperjuangkan SUNNAHnya tegak di JAKARTA! Mari buktikan cinta kita kepada Rasulullah dalam setiap sisi hidup kita, selamat beraktifitas!

(@_SaiBah)

Be a Profesional Muslim