Monthly Archives: October 2013

Taushiah Of The Day Bahaya Riba

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Hampir semua kita mempunyai rekening di bank konvensional. Karena walau kita yakin akan keharaman pertambahan uang dengan sistem konvensional (bunga=riba), namun aktivitas kita sehari-hari memaksa kita untuk masih menggunakannya.

Dan jika kita masih terpaksa menggunakan bank konvensional, jangan lupa untuk memisahkan uang hasil bunganya. Jangan kita menggunakannya. Jangan sampai kita terkena sabda Nabi kita shallallahu ‘alaihi wa sallam berikut,

Akan datang suatu zaman di mana manusia tidak lagi peduli dari mana mereka mendapatkan harta, apakah dari usaha yang halal atau haram.

(HR. Bukhari no. 2083)

Na’udzubillahimindzalik. Ya Allah, berikanlah kepada kami sifat qona’ah, dijauhkan dari rezeki yang haram, serta dijauhkan dari bahaya riba dan debu-debunya.

Alhamdulillah, Ini Hari Jum’at Sambutlah Tali Penyelamat-Nya

Sambutlah Tali Penyelamat-Nya

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sahabat seiman,

Sungguh betapa rugi seseorang yang tidak merasakan kasih sayang dari sang kekasih yang begitu lembut dan mesra menyentuhnya, padahal ia amat merindukannya.. pagi ini kasih sayang itu diberikan lebih dahsyat lagi Dia berikan, janganlah disia-siakan begitu saja, rasakanlah sentuhannya hingga ke relung hati, agar hari ini dapat kita lalui lebih damai lagi..

Sahabat seiman,

Sang Kekasih selalu mengundang kita, agar menghampiri-Nya lebih dekat lagi, bercengkerama dengannya, hanyut dalam memuji-Nya, dan terlena mengejar ridho-Nya, meskipun terjal dan berliku jalannya, sangat curam sisi-sisinya, dan terlihat begitu menyeramkan pemandangannya. Ada samudra yang siap menenggelamkan, ada binatang buas yang siap menerkam, ada duri yang siap menusuk, mungkin tak dijumpai makanan enak kecuali setelah berusaha keras..

Sahabat seiman,

Tak ada pilihan, setiap kita harus melaluinya, namun sesunggunya jika kita mau menyambutnya disana ada hidangan luar biasa yang tersedia, betapa menggiurkan janji pertolongan-Nya, dan betapa manis kebahagiaan yang diberikan-Nya.. Dia telah menerangi jalan-Nya, menunjukinya, bahkan telah mengulurkan tali untuk keselamatan kita..

Sahabat seiman,

Mengapa cahaya-Nya dibiarkan menyinari tanpa kita mau berjalan di bawahnya, mengapa hanya menatap jalan-Nya tanpa mau menapakinya, atau hanya sekedar memegang tali pertolongan-Nya tanpa mau menggenggam erat agar berfungsi.. hari ini kita akan melanjutkan perjalanan, berhati-hatilah sahabat.

Kenanglah pesan Allah Swt selalu, artinya:

“Jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. dan Sesungguhnya yang demikian itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyu’,” (Q.S. Al Baqarah: 45)

Selamat beraktifitas!

(@_SaiiBah)

Be a Profesional Muslim

Taushiah Of The Day Maksimalkan Tahlil! Takbir! Tahmid!

Tahlil! Takbir! Tahmid!

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

…ingatlah Allah di waktu berdiri, di waktu duduk dan di waktu berbaring

(QS.An Nisaa’ [4] : 103)

Selain berpuasa di awal bulan Dzul Hijjah, disunnahkan juga untuk memperbanyak dzikir (mengingat Allah) dengan memperbanyak Tahlil (Laa Ilaha Ilallah), Takbir (Allahu Akbar) dan Tahmid (Subhanallah).

Dari Ibnu Umar radhiyallâhu ‘anhumâ, dari Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

“Tiada suatu hari apapun yang amalan pada hari itu lebih agung di sisi Allah tidak (pula) lebih dicintai oleh Allah melebihi sepuluh hari (awal Dzulhijjah)ini. Oleh karena itu, perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid pada hari-hari tersebut.”

(HR.Ahmad)

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar ra dan Abu Hurairah ra keluar ke pasar pada sepuluh hari raya tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orang pun mengikutinya.

Taushiah Of The Day Puasa Sunnah di Awal Bulan Dzulhijjah

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Di antara keutamaan yang Allah berikan pada kita adalah Allah menjadikan awal Dzulhijjah sebagai waktu utama untuk beramal sholih terutama melakukan amalan puasa. Lebih-lebih lagi puasa yang utama adalah puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah.

"Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah)." Para sahabat bertanya: "Tidak pula jihad di jalan Allah?" Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: "Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun."

(HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Jika puasa di sepuluh hari awal Dzulhijjah dikatakan utama, maka itu menunjukkan bahwa puasa pada hari-hari tersebut lebih utama dari puasa Senin-Kamis, puasa tiga hari setiap bulannya, bahkan lebih afdhol dari puasa yang diperbanyak oleh seseorang di bulan Muharram atau di bulan Sya’ban. Puasa di sepuluh hari pertama Dzulhijjah bisa dikatakan utama karena makna tekstual yang dipahami dari sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

(Keterangan di atas diambil dari penjelasan Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Marzuq Ath Thorifiy)

Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

Berdasarkan hisab,

1 Dzulhijjah 1434H jatuh pada hari Minggu, 06 Oktober 2013

Alhamdulillah, Ini Hari Jum’at Menghayati Kerja

Menghayati Kerja

Assalamu’alaikum wr. wb.

Sahabat..,

Betapapun indahnya pagi ia tak akan melupakan datangnya siang. Di mana ada pergi selalu ada pulang. Demikian pula dengan kesibukan berniaga dan jual beli semestinya tak melalaikan seseorang dari beribadah dan beramal sholeh.

Sahabat..,

Apalah artinya kendaraan bila tak ada bahan bakarnya. Buat apa pergi bila tak tau kemana tujuannya. Apa guna kerja dan usaha kita bila hampa tak bernyawa tanpa ibadah atau mengingat Allah sebagai tujuannya.

Sahabat ..,

Simaklah firman Allah berikut ini,

Artinya: “laki-laki yang tidak dilalaikan oleh perniagaan dan tidak (pula) oleh jual beli dari mengingati Allah, dan (dari) mendirikan sembahyang, dan (dari) membayarkan zakat. mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi goncang.” (Q.S. An Nuur: 37)

Selamat beraktifitas!

(@_SaiiBah)

Be a Profesional Muslim