Monthly Archives: May 2013

Serah terima jabatan

image

Assalamu’alaikum wr. Wb
Alhamdulillah serah terima kepengurusan DKM ar rahman periode 2011-2013 berjalan lancar. Semoga dengan terpilihnya pengurus yang baru, semakin memakmurkan masjid ar rahman di perumahan serpong green park.
Demikian update status dari rapat DKM ar rahman sabtu 25 mei 2013.
Wassalamu’alaikum wr. Wb

Taushiah of the Day ..:: Menghidupkan Hati ::..

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Perumpamaan orang yang mengingat Rabbnya (Allah) dengan orang yang tidak mengingat Rabbnya, seperti perumpamaan orang yang hidup dengan orang yang sudah mati.”

(HR. Bukhari)

Saudaraku, perbanyaklah mengingat Allah kapanpun dimanapun agar hati kita senantiasa hidup dan bermanfaat untuk sesama.

Taushiah of the Day Puasa Rajab?!

Dengan Nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “”Adapun mengkhususkan bulan Rajab dan Sya’ban untuk berpuasa pada seluruh harinya atau beri’tikaf pada waktu tersebut, maka tidak ada tuntunannya dari Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam dan para sahabat mengenai hal ini”

Para ulama tidaklah pernah menjadikan hadits-hadits ini sebagai sandaran. Hadits-haditsnya bukanlah hadits yang memotivasi beramal (fadhilah amal), bahkan kebanyakannya adalah hadits yang maudhu’ (palsu) dan dusta.” (Majmu’ Al Fatawa, 25/290-291)

Ibnu Rajab rahimahullah berkata, “Hadits yang menunjukkan keutamaan puasa Rajab secara khusus tidaklah shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabatnya.” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 213).

Ibnu Rajab menjelaskan pula, “Sebagian salaf berpuasa pada bulan haram seluruhnya (bukan hanya pada bulan Rajab saja, pen). Sebagaimana hal ini dilakukan oleh Ibnu ‘Umar, Al Hasan Al Bashri, dan Abu Ishaq As Sabi’iy. Ats Tsauri berkata, “Bulan haram sangat kusuka berpuasa di dalamnya.” (Latho’if Al Ma’arif, hal. 214).

Ingatlah sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, janganlah membuat-buat amalan yang tanpa tuntunan.

Bahaya Sombong

Bahaya Sombong

Tidak akan masuk surga orang yang memiliki rasa sombong walau sebesar biji sawi. Masya Allah, betapa Allah tidak menyukai manusia yang sombong. Kisah manusia sombong yang dibinasakan diabadikan Allah dalam Al Quran. Firaun yang sombong karena kekuasaannya ditenggelamkan oleh Allah ke dalam Laut Merah. Qarun yang sombong karena harta dan ilmunya dibenamkan Allah ke dalam Bumi. Ya, sombong merupakan sifat iblis. Iblis diusir dari surga dan dijanjikan oleh Allah masuk ke neraka Jahannam karena kesombongannya. Kesombonganlah yang menghalangi iblis untuk sujud kepada nabi Adam as.

Mengapa sombong? Mungkin karena merasa lebih kaya? Merasa lebih sukses? Merasa lebih pintar? Merasa lebih cantik/tampan? Atau mungkin merasa lebih shalih?

Sungguh tak ada yang patut kita sombongkan, karena semua yang kita miliki adalah milik Allah, diri kitapun milik Allah, kapan saja Allah bisa mencabut nikmat-nikmat-Nya dari kita

Sungguh tak pantas kita sombong Bukankah manusia diciptakan dari setetes air yang hina? Bukankah kita dilahirkan tanpa mengetahui apapun? Bukankah tiada daya upaya melainkan karena Allah?

Mungkin kita merasa lebih shalih dari orang lain? Dalam tausiyahnya seorang ustadz menguraikan alasan mengapa kita tidak boleh merasa lebih shalih:
Kita akan kehilangan semangat berlomba-lomba untuk kebaikan.
Tidak ada rekomendasi dari Allah bahwa kita adalah orang shalih.
Kehidupan kita setelah hari ini tidak ada yang tahu, apakah kita besok masih istiqamah? Tidak ada yang menjamin, karena istiqamah di atas agama itu jatuh bangun.

Manusia melihat dari zhahir, sedangkan Allah melihat dari batin. Ada suatu kisah, ketika berperang melawan kaum kafir seorang sahabat memenangkan pertarungan, ketika akan dibunuh orang kafir tadi lantas mengucap kalimat syahadat. Merasa bahwa orang kafir ini tidak serius mengucapkannya, sahabat tadi lantas membunuhnya. Selesai perang sahabat tadi menghadap Rasulullah menceritakan kejadian tadi. Apa reaksi Rasulullah? Rasulullah marah dan berkata, Apakah kamu telah membelah dadanya, sehingga tahu isi dadanya?

Janganlah kita merasa lebih baik dari orang lain, menghakimi orang lain, menganggap orang lain lebih buruk dari kita. Bukankah kita tak pernah, dan tak kan mungkin membelah dada orang lain? Mungkin saja orang lain lebih baik dari kita, misalnya dalam hal berbakti kepada orang tua, dalam hal kesabaran, dalam hal kejujuran, dll.

Saya teringat profil seorang sahabat Rasulullah yang begitu tawadhu, bila bertemu orang yang lebih muda dia berkata, orang ini lebih baik dariku, karena ia belum bermaksiat kepada Allah sedangkan aku melakukannya. Bila bertemu dengan orang yang lebih tua dia berkata, orang ini telah melakukan ibadah sebelum aku, maka tidak diragukan lagi bahwa ia lebih baik dariku.

Subhanallahsungguh pribadi yang pantas dijadikan teladan oleh kita.

Adakah kita suka bangga pada diri sendiri? Merasa sudah melakukan sesuatu yang hebat? Sifat ujub atau membangga-banggakan diri juga termasuk ke dalam kesombongan. Bahkan dikatakan oleh Rasulullah sebagai perkara yang membinasakan! Abdullah bin Umar RA menuturkan bahwa Rasulullah saw bersabda: Ada tiga perkara yang membinasakan; sifat kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, dan sikap bangga pada diri sendiri.(HR. ath Thabrani)

Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa Allah Swt berfirman kepada Nabi Daud as: Wahai Daud, kesalahan itu (yang pernah engkau lakukan) adalah berkah bagimu! Nabi Daud as berkata: Wahai Tuhanku, bagaimana itu bisa terjadi? Allah Swt berfirman: Rintihan orang berdosa (memohon ampunan-Ku) lebih Aku sukai daripada dzikir orang yang bertasbih (yang disertai kebanggaan dengan tasbih mereka).

Semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong, sifat yang sangat dibenci oleh Allah Swt, yang dapat menjerumuskan ke dalam kebinasaan. Semoga kita selalu berada dalam bimbingan-Nya, menjadi seorang muslim yang memiliki sifat tawadhu, menjadi hamba yang dicintai-Nya, dan senantiasa meraih ridha Allah Swt, aamiin.

Landasan Al quran dan Al Hadist

ǡ . :37

Dan janganlahkamuberjalandimukabumiinidengansombong, karenasesungguhnyakamusekali-kali tidakdapatmenembusbumidansekali-kali kamutidakakansampaisetinggigunung. [QS. Al-Israa’
:
37]

ǡ . . :18-19

Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu.Sesungguhnyaseburuk-buruk suara ialah suara keledai. [QS. Luqman : 18 – 19]

ǡ . :146

Akuakanmemalingkanorang-orang yang menyombongkandirinyadimukabumitanpaalasan yang benardaritanda-tandakekuasaan-Ku. Merekajikamelihattiap-tiapayat(Ku), merekatidakmauberimankepadanya. Dan jikamerekamelihatjalan yang membawakepadapetunjuk, merekatidakmaumenempuhnya, tetapijikamerekamelihatjalankesesatan, merekaterusmenempuhnya. Yang demikian itu adalah karena mereka mendustakan ayat-ayat Kami dan mereka selalu lalai dari padanya. [QS. Al-A’raaf : 146]

. :40

Sesungguhnyaorang-orang yang mendustakanayat-ayatKamidanmenyombongkandiriterhadapnya, sekali-kali tidakakandibukakanbagimerekapintu-pintulangitdantidak (pula) merekamasuksurga, hinggauntamasukkelobangjarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan. [QS. Al-A’raaf : 40]

. . . . :34-37

Dan Kamitidakmengutuskepadasuatunegeriseorangpemberiperingatanpun, melainkanorang-orang yang hidupmewahdinegeriituberkata, "Sesungguhnyakamimengingkariapa yang kamudiutusuntukmenyampaikannya". Dan merekaberkata, "Kamilebihbanyakmem-punyaihartadananak-anak (daripadakamu) dankamisekali-kali tidakakandiadzab". Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezqi bagi siapa yang dikehendaki-Nya dan menyempitkan (bagi siapa yang dikehendaki-Nya), akan tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui". Dan sekali-kali bukanlahhartadanbukan (pula) anak-anakkamu yang mendekatkankamukepadaKamisedikitpun, tetapiorang-orang yang berimandanmengerjakanamal-amalshaleh, merekaitulah yang memperolehbalasan yang berlipatgandadisebabkanapa yang telahmerekakerjakan; danmerekaamansentosaditempat-tempat yang tinggi (dalamsurga). [QS. Saba’ : 34-37]

. :36

Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat dan tetangga yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membangga-banggakan diri. [QS. An-Nisaa’ : 36]

Hadits-haditsNabi SAW :

: : : . . 3: 563

Dari IbnuAbbas RA iaberkata: Rasulullah SAW bersabda, "Allah Jallawa ‘Alaaberfirman :Sombongituadalahselendang-Ku dankebesaranituadalahpakaian-Ku, makabarangsiapamencabutsalahsatunyadari-Ku, Akuakanmelemparkanorangitukeneraka". [HR. Ibnu
Majah,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 563]

: : . 3: 562

Dari Fadlalah bin ‘Ubaid RA iaberkata : SesungguhnyaRasulullah SAW bersabda, "Adatigagolongan yang tidakperluditanyatentangmerekaitu (danlangsungdimasukkanneraka) yaitu : 1. Orang yang mencabutselendang Allah, sesungguhnyaselendang Allah ituadalahsombongdanpakaian-Nyaadalahkebesaran, 2. Orang yang ragu-raguterhadapperintah Allah dan, 3. Orang yang putusasadarirahmat Allah". [HR. Thabarani,
dalam
Tarhib
wat
Targhib
juz 3,
hal. 562]

: . 3: 566

Dari Uqbah bin ‘Amir RA, sesungguhnyaiamendengarRasulullah SAW, bersabda, "Orang yang meninggaldunia, danketikaiameninggalitudidalamhatinyamasihadasebesarbijisawidarisombong, makatidaklahhalalbaginyasurga, tidakmenciumbaunyadantidak pula melihatnya". [HR. Ahmad, dalam
Targhibwat
Tarhib
juz 3,
hal. 566]

: . : : . . 3: 567

Dari Abdullah bin Mas’ud RA, dariNabi SAW beliaubersabda, "Tidakakanmasuksurgabarangsiapa yang didalamhatinyaituadasebesardzarrahdarisombong". Laluadaseoranglaki-lakibertanya, "Sesungguhnyaadaorangsenangbajunyaitubagusdansandalnyabagus, (yang demikianitubagaimana, yaRasulullah ?"). Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah ituindahdansukapadakeindahan. Sombong itu ialah menolak kebenaran dan merendahkan manusia". [HR. Muslim dan
Tirmidzi,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 567]

: : . 3: 563

Dari Haritsah bin Wahb RA iaberkata :SayamendengarRasulullah SAW bersabda, "Maukahkuberitahukankepadamuakanpenghunineraka ? Yaitusetiaporang yang keras, kasarlagisombong". [HR. Bukhari
dan Muslim,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 563]

: : : . 3: 565

Dari Abu Hurairah RA, iaberkata :Rasulullah SAW bersabda, "Adaempatgolongan yang Allah bencikepadamerekaitu; yaitu : Pedagang yang banyakbersumpah, orang fakir yang sombong, orangtua yang berzinadanpemimpin yang dhalim". [HR. Nasai
dan
Ibnu
Hibban,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 565]

: : : . 3: 565

Dari Salman RA, iaberkata :Rasulullah SAW bersabda, "Tigagolongantidakakanmasuksurga, yaitu: Orangtua yang berzina, pemimpin yang banyakberdusta, danorangmiskin yang ‘ujublagisombong". [HR. Al-Bazzar
dengan
sanad yang
baik,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 565]

: : . 3: 569

Dari IbnuUmar RA iaberkata :SayamendengarRasulullah SAW bersabda, "Barangsiapamerasabesarpadadirinyaatausombongdalamberjalannya, pastiakanbertemu Allah tabaarokawata’aalaamurkakepadanya". [HR. Thabarani
di
dalam Al-Kabir,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 569]

: : . 3: 557

Dari ‘Iyadl bin Hammad RA, iaberkata :Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya Allah telahmewahyukankepadasaya agar supayakamusekalianbertawadlu’, sehinggaseseorangtidakmerasasombongterhadap yang lain danseseorangtidak pula berbuatdhalimterhadap yang lain". [HR. Muslim, Abu Dawud
danIbnu
Majah,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 557]

: : : . 3: 566

Dari Abdullah bin Salam RA bahwasanyaiapernahberjalandipasardenganmembawaseikatkayubakar. Laluadaorangbertanyakepadanya, "Apa yang menyebabkanengkauberbuatdemikian, padahal Allah telahmencukupkankamudarisemuaini ?". Iamenjawab: Sayaingin menghilangkankesombongan, karenaakumendengarRasulullah SAW bersabda, "Tidakakanmasuksurgaorang yang didalamhatinyaadasebesarbijisawidarisombong". [HR. Thabarani
dengan
sanad
Hasan,
dalam
Targhib
wat
Tarhib
juz 3,
hal. 566]

: . 5: 390

Dari Abu HurairahdariNabi SAW beliaubersabda, Sungguhorang-orangakanberhentidarimembanggakannenekmoyangmereka yang telahmati, karenasesungguhnyamerekaituhanyalaharangnerakajahannam, ataumerekaakanmenjadiorang yang menurut Allah kedudukannyalebihrendahdaripadaserangga yang membolak-balikkankotorandenganmoncongnya. Sesungguhnya Allah telah menghilangkan dari kalian kesombongan jahiliyyah dan membangga-banggakan nenek moyang.Orang ituhanya (dua macam), mukmin yang bertaqwa atau durhaka yang celaka.Manusiaitusemuanyaadalahketurunan Adam, sedangkan Adam diciptakandaritanah. [HR.
Tirmidzi
juz 5,
hal. 390]